July 3, 2013

adakah yang dapat menandingi cinta ?



adakah yang dapat menandingi cinta ?
terlebih jika itu adalah cinta seorang Ibu,
*
sudah sejak senin sore, badan ini mulai merasakan sistem imunnya melemah, ambruk sudah, seperti biasa stiap satu semester saya bisa terjangkit penyakit flu, demam, batuk, pilek sekali ato dua-tiga kali. iya saya harus istirahat sejenak. Mami dengan sabar menemani saya tidur, membenahi 3lapis selimut yang saya kenakan, mengusapi badan saya dengan minyak penghangat badan, membuatkan teh hangat dan susu, menyuapi saya dengan roti yang dicelupkan di teh hangat.

Pagi tiba,
Aku memutuskan untuk pergi ke kampus, aku merasa aku akan baik-baik saja, hanya demam biasa, mungkin hari ini akan reda, karena akan banyak aktivitas hari ini, jadi setidaknya tubuh akan terbakar, hilang sudah si demam. Padahal Mami berniat untuk membatalkan janjinya dengan tetangga terkait urusan untuk mengantarkan pengantin perempuan ke rumah pengantin pria dan memutuskan untuk menemani aku tidur saja, seharian. Tapi ya sudah, aku jadi berangkat ke kampus, Mami tidak jadi membatalkan janjinya.

Kemarin siang, seolah angin kencang tak mau berdamai dengan kondisi tubuh, tak pernah semenitpun aku melepaskan jaketku ketika di kampus. Sore hari sebelum pulang ke rumah, saya memutuskan untuk mencari minuman hangat bersama ketiga adhek tingkat. chocolate rempah hangat, menu yang saya sempat pesan. menu yang semakin menyakinkan sejak pagi sebelum pergi ke kampus, indra pengecap saya bermasalah. tidak bisa merasakan rasanya. semua jadi berasa datar.

ambruk lagi saya sesampainya di rumah. kemudian selasa malam seperti malam sebelumnya, Mami dengan sabar menemani saya tidur, membenahi 3lapis selimut yang saya kenakan, mengusapi badan saya dengan minyak penghangat badan, membuatkan teh hangat dan susu, menyuapi saya dengan roti yang dicelupkan di teh hangat lagi. Bahkan malam itu saya makin tidak bisa bernafas dengan tenang, bernafas melalui mulut karena hidung yang tersumbat. disela-sela memejamkan mata, saya mulai merasakan ada hawa sejuk, meski saya tidak bisa mencium aromanya dengan pasti, mata saya masih bisa melihat, tangan Mami yang tak jauh, hanya berjarak 1-2cm dari hidung dan mulut saya, Ia membubuhkan minyak aromaterapi disana.

*
adakah yang dapat menandingi cinta ?
terlebih jika itu adalah cinta seorang Ibu,

0 komentar:

Post a Comment

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...