December 14, 2012

saya yang tak pernah mengerti

Saya yang tak pernah menyadari, bahwa sebenarnya ada hak dan kewajiban kita yang tak pernah ada ujungnya, layaknya kewajiban dan hak orang tua kepada anaknya, hak dan kewajiban kakak kepada adiknya.

kewajiban dan hak yang nampak seperti sebuah naluri.

Bagaimanapun juga seorang ayah ibu akan tetap menjaga anaknya, tak peduli entah anaknya itu sudah dewasa dan bisa menjaganya dirinya sendiri. Entah sudah sehebat apapun adiknya, seorang kakak tetap mempunyai naluri untuk selalu berada disamping adiknya, tetap saja mengawasinya, memastikan dia selalu ada ketika adiknya terjatuh dan butuh bantuan.

Saya yang selama ini berpikir, "kini kita setara dalam sebuah posisi, tentunya kita memiliki pemikiran yang sama, pengaturan emosi yang sama, setara dalam segalanya,. sehingga saya berpikir kita harus lebih memperdulikan hal yang lain, yang menjadi kewajiban kita,. tanpa saya menggubris hakmu atas diri saya"

Saya yang lupa, meski kamu sudah pandai berjalan bahkan berlari, tetap membutuhkan pelukan hangat di garis finish.

0 komentar:

Post a Comment

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...