December 2, 2012

meracau

ada yang salah memang, namun jika memilih untuk membenci dan menjauh dari suatu tempat : kita juga yang salah.. karena bagaimanapun tidak ada yang salah pada suatu tempat, suatu tempat menjadi sangat menjengkelkan bagimu karena orang-orang yang ada didalamnya bukan tempatnya.

kalau dipikirkan lagi kenapa harus mengeluarkan seluruh tenagamu untuk mengurus *hemm katakanlah memikirkan orang yang membuatmu jengkel .. : karena kamu seharusnya berusaha sebaik mungkin saja untuk tempatmu itu.. ehh maksudku jalanin aja kewajiban kamu lah.. toh kamu disitu dulu awal niatnya juga bukan karena orang yang menjengkelkan itu



tapi !
selfish banget gag sih alenia kedua itu ? hemmmm.. brarti juga perlu dianalisa lagi, menjengkelkannya itu kenapa..... kalo bisa dinasehatin ya udah,. kalo engga yo wes (?) kan enak nek sukses dunia akhirat bareng :)

sek !
tapi perasaan disuatu tempat yang lain akulah yang menjadi orang yang menjengkelkan itu.. hahaaa... iye atik nyadar, sori yee :|

aihh.. maaf tulisan agag gag tegak dan bersambung-sambung, maklum judulnya aja meracau . intinya cuman pengen bilang maaf, maaf, maaf atas segala khilaf... maaf telah menjadi orang yang meninggalkan tempat (tapi ini aku lg proses pulang kug :p) .

dan maaf juga telah menjadi orang yang menjengkelkan.. untuk yang satu ini no banyak comment dah. tinggal itungan beberapa hari soalnya, semoga segala yang saya dapatkan itu dapat menjadi penggugur dosa saya sebagai orang yang menjengkelkan. and all the thing you wanna say to me just say it, I'm okay and will not angry anymore.. your mock, the bully.. as you see : I hope it can be eraser for all of my sins.

0 komentar:

Post a Comment

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...