May 26, 2012

cerita sore

Pernahkah terbesit dibenakmu,
disana ditengah keramaian hiruk pikuk aktivitas manusia ada yang bercerita tentang dirimu terhadap sahabatnya. betapa ia  tak tahu tentang apa yang dia rasakan. betapa ia tak tahu apa yang kamu pikirkan. kamu kebanggaannya, kamu yang sempat ia taruh harapannya.
betapa anehnya.. awalnya ia hanya mengadukan kenakalanmu, tapi entah air mata itu menetes.. akankah selamanya kamu seperti ini?. akankah selamanya kamu seperti ini?. akankah selamanya kamu seperti ini?. Ia tau kau sudah punya tanggung jawab yang lebih besar, Ia memahamimu .. mungkin memang tak sepenuhnya ia paham tentangmu, karena kalo ia paham sepenuhnya, Ia takkan menangis.. ia takkan menangis. Ia peduli padamu, namun tampaknya kamu sendiri tak peduli dengan dirimu sendiri. kamu mungkin (pasti) sudah tahu setiap konsekuensi dari setiap prioritas yang kamu ambil, tapi.. bukankah seharusnya ketika kamu memilih konsekuensimu itu berarti konsekuensi untuk dirimu sendiri? bukan untuknya? bukan untuk teman-teman kalian?. tahukah kamu ia merasa terlibat di konsekuensi yang kamu ambil, ia merasakan dampaknya.. tak seharusnya ia menangis bukan? karena ia bangga denganmu, (tapi gag gini caranya)

itu aku yang menangis ketika bercerita tentangmu.

0 komentar:

Post a Comment

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...