April 18, 2012

aku pernah rindu

" yang tidak terlihat bisa melenakan, dan bisa jadi menyesatkan: hati "

Malam ini tak sengaja aku membuka kenangan foto-foto masa lalu, tak sengaja aku temukan foto seseorang yang sedari dulu dan sampai sekarang masih aku anggap sebagai kakak. Aku ingin bercerita padamu tentang masa lalu.. sebuah aibku yang mungkin bisa jadi koreksi untukmu. Semoga Allah SWT mengampuni dosaku dan menghindarkan aku dan seluruh umat-Nya dari lubang kesalahan yang sama; Aamiiin.

Pernah suatu ketika aku merasa rindu kepada seorang partner yang sudah aku anggap seperti kakak sendiri. Awal mulanya adalah ketika aku berada dalam satu kepanitiaan dengannya, semua berjalan seperti biasa, aku tahu orangnya, kita berkoordinasi juga seperti biasa, namun di hatiku: aku menganggapnya sebagai kakak. ~kesalahan!

Kesalahan? bukankah hanya menganggap kakak dan tidak lebih?
Memang benar tidak ada salahnya menganggap seseorang menjadi kakak atau adik. Tapi dalam kasus ini aku menganggapnya kakakku sendiri, benar-benar seperti kakakku sendiri! dan aku jadi sedikit menggeser batasan. Via SMS: aku menceritakan apa yang sebenarnya tak terlalu penting aku ceritakan, too much curhat. Dan bahkan ketika kepanitiaan berakhir, rasa memilikinya sebagai seorang kakak belum berakhir. ~disaster!

Sampai suatu ketika, aku merasa ada yang salah dengan apa yang aku lakukan... merasa menjadi manusia yang paling munafik, aku seperti memiliki dua sisi yang aneh. kami memang tidak pernah jalan berdua atau makan bareng, kami mengerti betul batasan-batasan tapi kami (terutama aku) tidak bisa mengontrol diriku sendiri jika menjalani kebiasaan yang tak nampak kasat mata; maksudku seperti sms-an dan comment-commentan di dunia maya. Aku pun berpikir, sungguh apa yang aku lakukan itu tak pantas. Lagipula aku juga berpikir tentang citra beliau.. kasihan sekali kalau tercemar gara-gara aku *LohAlay*

Alhasil aku memutuskan untuk mencoba berhenti untuk sms-an. Awalnya sulit, rasanya gatal sekali si jempol tangan untuk sms-an... tapi kuncinya adalah bertahan! kuatkan diri, jangan goyah ! ~

InsyaAllah aku berhasil! sekarang bahkan hampir satu tahun lebih aku tidak sms-an lagi, tidak comment-comment-an di fb lg, aku menjaga jarak komunikasi dengan beliau. Tapi bagaimanapun juga, meski yang aku lakukan dulu salah, aku berterimakasih kepada beliau karena pernah jadi tempat sampahku dan juga menganggap aku seperti adik. Mas,. Rasanya aneh sekali, ketika bertemu denganmu hanya bisa berkata dalam hati:
"Hai Mas, apa kabar? maaf berpura-pura tak mengenalmu.." 
#kakak dalam hati :)

0 komentar:

Post a Comment

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...