April 8, 2011

Sebuah Tamparan



Teringat sebuah status milik seorang kawan di jejaring sosial.
”terkadang kita membutuhkan sebuah tamparan dalam hidup ini”.

Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo’a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat) seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. Yunus:12)

Akhir-akhir ini negeri kita tercinta ‘Indonesia’ banyak dikunjungi musibah dan bencana alam. Yang terakhir terjadi di Cilacap. Gempa terjadi pada Dini hari 4-4-2011 pukul 03:06:39 WIB yang berkekuatan 7.1 SR. Dan Alhamdulillah, setelah di konfirmasi gempa Clacap ini ternyata tidak berpotensi Tzunami.

Dan apa bila manusia disentuh oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhan dengan kembali bertaubat kepada-Nya, kemudian apabila Tuhan merasakan kepada mereka barang sedikit rahmat daripada-Nya, tiba-tiba sebahagian dari pada mereka mempersekutukan Tuhannya, (QS.Ar-Ruum:33)
sehingga mereka mengingkari akan rahmat yang telah Kami berikan kepada mereka. Maka bersenang-senanglah kamu sekalian, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu). (QS.Ar-Ruum:34)

“Astaghfirullah hal adzhim”
Mungkin kata itu yang terbesit di hati anda. Maha suci Allah yang telah mengetahui segalanya. Dan sungguh kenyataan hidup yang miris. Lihat dan perhatikan sekitar anda, atau gag usah jauh-jauh deh, coba perhatikan hidupmu sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, Berapa kali kau Menyebut asma dan memuji Allah SWT? ‘Defaultnya’ sebagai seorang muslim, kita bertasbih pada Allah SWT 495kali dalam sehari. Itupun kalau anda rutin berdzikir selesai shalat. Banyak umat muslim yang terkadang lalai akan hal ini, sehabis shalat terkadang banyak dari kita terburu-buru meninggalkan dzikir dan bermunajat pada Allah SWT yang mungkin tidak sampai 10menit!, dengan alasan “keburu telat rapat lah”, “takut telat kuliah lah”, dan banyak lagi alasan yang tidak relevan!.

-Kembali ke Musibah.

Pernahkah daerah anda terkena bencana alam? Atau anda pernah menjadi korbannya?
Tebak! Nama siapa yang pertama kali kau eluh-eluhkan? Nama siapa yang tetangga-tetanggamu teriakkan?
Allah SWT ! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Laa ilaha illa Allah! Allahu Akbar!

Benarkah kehilangan harta benda, sanak famili bahkan kematian adalah hal-hal yang kau takutkan? Lantas baru saat itu kau sebut asma-Nya berulang kali. Memohon perlindungan-Nya. Yah, itu manusiawi.  Pernahkah kau berfikir? Pantaskah lisanmu saat itu menyebut Asma-Nya yang Suci?.
Setelah musibah itu terjadi, tak sedikit dari kita protes kepada Allah SWT; “Ya Allah, kenapa kau tega  memberi cobaan ini padaku?!”, dst. Pernahkah sebuah pertanyaan terbesit dalam hatimu? Benarkah ini murni salah Allah SWT?!

Berulang kali kita ditampar. Berulang kali pula kita ingkar dengan atau tanpa sadar.

Sudah selayaknya kita bersama-sama merenung kawan. Sudah jelas dua pedoman yang ditujukan kepada kita (Al-Qur’an dan As-sunnah). Tapi ya jangan merenung terlalu lama. Karena hidup butuh pergerakan. Senantiasa ingat tujuan utama kita.

Allah bersamamu wahai para khalifah dunia!!! Salam Ukhuwah!!!



2 comments:

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...