July 21, 2010

Sabar dan Shalat

Bismillah..
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',"
demikianlah bunyi terjemahan dari Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 45 yang sangat menginspirasi saya.


dalam ayat tersebut dahulu Allah memerintahkan kepada kaum Yahudi agar memohon pertolongan kepada Allah dengan shabar dan shalat. Namun perlu diketahui bahwa ayat ini turun untuk umat manusia sepanjang masa.

Tegasnya, setelah Allah SWT memberi tahu mereka yang apa yang menjadi perintah dan larangan-Nya pada ayat-ayat yang turun sebelumnya dan memerintahkan kepada mereka untuk mentaatinya, kemudian mereka diingatkan pula agar mereka jangan menyuruh orang lain berbuat baik sedang mereka sendiri melupakan untuk berbuat kebaikan. Maka agar mereka dapat mematuhi segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, Allah memberi petunjuk agar mereka itu memohon pertolongan kepada Allah dengan menghiasi dirinya dengan sifat sabar dan melaksanakan shalat.

SABAR seperti yang kita tahu adalah suatu sikap mengekang hawa nafsu untuk tidak melakukan segala sesuatu yang telah menjadi larangan-Nya. Karena sungguh dilain ayat Allah berfirman "sesungguhnya hawa nafsu itu cenderung kepada kejahatan". Oleh karena itu kita diperintahkan untuk berlaku sabar.

Selain sabar, mereka juga diperintahkan untuk melaksanakan SHALAT. Dengan melaksanakan shalat yaitu mengabdikan diri seutuhnya kepada Allah SWT yang dapat menjauhkan diri dari perbuatan yang buruk dan melaksanakan perbuatan yang baik. Karena sebenarnya dengan melaksanakan shalat hakikatnya dapat mendidik kita dan membawa kita kepada perbuatan yang dapat mendekatkan kita ke surga serta menjauhkan kita dari perbuatan yang dapat menjerumuskan kita ke neraka.

Allah kemudian menjelaskan pula pada potongan terakhir QS. Al-Baqarah:45, "Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',". kata 'yang demikian itu' ada yang berpendapat bahwa kata tersebut ditujukan kepada shalat. jadi yang dimaksud adalah shalat saja yang berat. tapi ada ahli tafsir lain yang berpendapat bahwa kata 'yang demikian itu' tersebut adalah ditujukan untuk shalat dan sabar, jadi yang berat tidak hanya shalat, tapi sabar juga berat.  dan insyaAllah dari perbedaan pendapat di atas dapat diterangkan bahwa sabar dan shalat itu memang berat utk dilaksanakan terkecuali bagi orang-orang yang khusuk.

Nah, apa yang dimaksud khusuk disini? khusuk disini definisi dan takrifnya dijelaskan pula oleh Allah SWT secara langsung pada ayat berikutnya yaitu QS. Al-Baqarah:46 yang artinya:
"(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya."

Karena ada berbagai pendapat lagi tentang makna lebih dalam tentang khusuk maka insyaAllah dapat dijelaskan bahwa orang yang khusuk adalah orang yang berkeyakinan kuat bahwa dia akan bertemu dengan Allah SWT dan akan kembali pada-Nya. Maka di hati orang itu selalu hadir prasangka bahwa sewaktu-waktu malaikat pencabut nyawa dapat menghampirinya dan mencabut nyawanya. Dan dia menyadari betul bahwa semua akan kembali kepada Allah SWT dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas segala amal perbuatannya. Sehingga orang yang khusuk akan memperhatikan betul shalatnya karena shalat adalah tiang tonggak agama dan menjaga perilaku sabarnya karena sabar dapat menjauhkan dia dari jilatan panasnya api neraka.

astaghfirullah hal adzim.

Semoga catatan ini bermanfaat bagi kita semua. dan Selamat Berburu Ridhlo Ilahi.

Alhamdulillah..

sumber: kajian yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Sukina [13Juli2010]

0 komentar:

Post a Comment

jangan lupa ninggalin jejak ya ^.^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...